Topik Diskusi dalam ITU-D Regional Development Forum, Asia-Pacific Region

Tanggal 27-29 Juli 2009, peneliti BPPKI Yogyakarta (RM. Agung Harimurti dan Inasari Widiyastuti) berkesempatan hadir dalam forum internasional ITU-D Regional Development Forum for Asia-Pacific Region di Hotel Te Phoenix, Yogyakarta. Forum internasional yang melibatkan negara-negara Asia-Pasifik membahas tentang upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh negara anggota terkait pengembangan dan implementasi NGN  (Next Generation Netwrok) dan Broadband Access. Tentu saja, karena tema sentral yang diambil dalam konferensi ini adalah “NGN and Broadband: Opportunities and Challenges”. Dibuka oleh Head of ITU ASP Regional Officer (Eun-Ju Kim), Dirjen Postel Depkominfo (Basuki Yusuf Iskandar), dan Sekwilda Prov. DIY (Ir. Tri Harjun Ismaji, MSc), forum internasional ini dihadiri oleh beberapa negara anggota diantaranya Vietnam, Thailand, Fiji, Iran, Pakistan, Bangladesh, India, dan Afghanistan.

Topik-topik yang diangkat dalam forum tersebut yaitu:

1. New Telecommunication Technologies: Bridging the Digital Divide for Developing Countries

Pada sesi ini dibahas dampak dari teknologi NGN dan Broadband Access yang cukup baru bagi sebagian besar negara Asia-Pacific, termasuk Indonesia. Dampak yang cukup dirasakan adalah adanya digital divide antar rural area dan urban area (atau antara wilayah perkotaan dan pedesaan). Namun, teknologi NGN dan Broadband Access diyakini mampu memberikan kemampuan teknologi informatika komunikasi yang lebih baik dibanding teknologi telekomunikasi yang ada saat ini.

2. The Asia Pacific Regional Developmental Issues and Regional Initiative on NGN

Sesi ini fokus pada pembahasan mengenai aktivitas yang dilakukan ITU-D dalam rangka mendampingi, membimbing, dan menjadi konsuler pada pengembangan TIK negara anggota terutama negara berkembangan khususnya perencanaan dan pengimplementasian NGN dan Broadband

3. ITU Standardization Activities on NGN and Broadband

Sesi ini akan mengupas standardisasi ITU berdasarkan sektor yang ada pada ITU yaitu ITU-D (ITU Development), ITU-R (ITU radocommunication), dan ITU-T (ITU Standardization)

4. Bridging the Digital Divide with Broadband

Sesi ini mendiskusikan status pengembangan ICT di Asia-Pasifik dan peran ICT dalam  penggelaran jaringan khususnya melalui teknologi broadband yang dapat menghantarkan masyarakat menuju Knowledge Based Society, KBS. KBS sendiri merupakan target yang hendak dicapai negara-negara anggota di tahun 2015

5. Trends of NGN Technology and Migration Aspects

Sesi ini memaparkan evolusi dari teknologi NGN dan prospek teknol0gi, layanan,  dan arsitektur jaringan di masa depan dengan fokus khusus pada konevergensi, aplikasi SOHO (small office home office), mobile application, internet  protocol paltform, dan jaringan akses jamak. Dibahas pula tentang perencanaan implementasi NGN beserta bisnis model, skenario migrasi dari teknologi yang berjalan saat ini dan ITU-T standardization terhadap implementasi teknologi serta teknik mobility management-nya

6. Interconnection and Interoperability and Security Aspects of NGN

Sesi ini memaparkan standar keamanan untuk teknologi NGN-Broadband dan standar keamanan yang digunakan saat ini. Keamanan dunia maya (cybersecurity) juga dibahas karena semakin meningkatnya kejahatan dunia maya seperti spam, pishing, fraud, dan lainnya.

7. NGN and Broadband: Policy and Regulatory Issues

Tantangan pembuat kebijakan dalam menghadapi NGN-Broadband dibahas dalam sesi ini. Cukup banyak tantangan yang akan dihadapi oleh regulator dalam implementasi NGN-Broadband baik proses migrasi, pengujian dan standarisasi perangkat teknologi, alokasi spectrum frekuensi, hingga standar biaya yang akan dibebankan kepada pengguna

8. Services and Applications Offered by NGN and Broadband

Sesi ini membahas tentang layanan dan aplikasi yang dapat diberikan oleh teknologi NGN-Broadband termasuk layanan konvergensi yang dibangkitkan dari teknologi ini. NGN merupakan teknologi open-environment yang diartikan sebagai teknologi yang mampu memberikan beragam aplikasi layanan dalam satu platform.

9. Market Opportunities and Challenges

NGN akan memebrikan sejumlah peluang bisnis yang meliputi service provider, application provider, transport provider, dan sebagainya. Hadirnya peluang bisnis baru ini tentunya akan memunculkan pola strategi pemasaran, competitor, pola pemasaran yang baru pula. Peluang dan tantangan pasar NGN-Broadband akan dibahas pasa sesi ini.

10. Challenges and Opportunities Facing Broadband Access

Sesi terakhir ini membahas tangtangan dan permasalahan yang terkait dengan implementasi NGN-Broadband bagi sejumlah negara seperti tantangan teknis, mekanisme manajemen alokasi spectrum, infrastruktur, layanan aplikasi hingga market opportunities.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: