Siaran Pers No. 94/PIH/KOMINFO/4/2009 tentang Lonjakan Trafik Telekomunikasi Cukup Tinggi Namun Tetap Terkendali Di Saat Pemilu 2009

(Jakarta, 11 April 2009). Seperti yang sudah dilaporkan kepada publik melalui Siaran Pers No. 93/PIH/KOMINFO/4/2009, Departemen Kominfo kembali mempublikasikan kepada masyarakat umum, bahwa kondisi kualitas layanan telekomunikasi dalam beberapa hari terakhir ini masih cukup baik meskipun telah terjadi lonjakan trafik telekomunikasi yang cukup signifikan. Monitoring dan publikasi yang dilakukan oleh Departemen Kominfo ini sangat penting sebagai komitmen Departemen Kominfo bersama seluruh mitra terkaitnya di sektor telekomunikasi untuk menjaga standar kualitas layanan telekomunikasinya selama berlangsungnya suasana kemeriahan Pemilu 2009, karena Menteri Kominfo tidak ingin adanya gangguan komunikasi di saat mulai H-7 hingga H+7 hanya karena buruknya kualitas telekomunikasi mengingat persoalan di sekitar Pemilu 2009 tersebut sudah sangat tinggi kompleksitasnya.

Dalam monitoringnya secara random dan berdasarkan laporan perbandingan yang disampaikan oleh 2 penyelenggara telekomunikasi tampak jelas adanya lonjakan tersebut. Sebagai gambaran, untuk layanan PT Excelcomindo Pratama, pada hari biasa trafik percakapannya adalah sebanyak 600 juta call dengan total waktu hingga 450 juta menit. Di samping itu data trafik SMS sebanyak 125 juta SMS dan trafik data/GPRS adalah sebanyak 11 juta sesi. Sedangkan pada saat berlangsungnya hari pemungutan suara pada tanggal 9 April 2009 telah terjadi lonjakan trafik hingga 790 juta call (mengalami kenaikan sebesar 31,7%), dengan perincian sebagai berikut: H-1 terjadi 700 juta call (kenaikan 16,7%) dengan total menit selama 475 juta menit (kenaikan 5,6% ) dan SMS sebanyak 153 juta SMS (kenaikan 22,4%) serta trafik data/GPRS sebanyak 12,1 juta sesi (kenaikan 10%). Sedangkan pada hari H terjadi 790 juta call (kenaikan 31,7%) dengan total menit 540 menit (kenaikan 20%) dan SMS sebanyak 148 juta SMS (kenaikan 18,4%) serta trafik data/GPRS sebanyak 12,5 juta sesi (kenaikan 13,6%).

Sebagai perbandingan, untuk layanan PT Indosat, pada H-1 terjadi pengiriman 217,7 juta SMS (kenaikan 3,2%), trafik voice sebanyak 4,3 juta erlang (kenaikan 10,2%), dan trafik data sebanyak 10,9 Terabyte (kenaikan 9%). Sedangkan pada hari H terjadi pengiriman sebanyak 221 juta SMS (kenaikan 4,7%), trafik voice sebanyak 4,9 juta erlang (kenaikan 11%) dan trafik data sebanyak 11 Terabyte (kenaikan 10%). Akan halnya pada H+1 terjadi pengiriman 210 juta SMS (penurunan 0,5%), trafik voice sebanyak 4,4 juta erlang (kenaikan 12,8%) dan trafik data sebanyak 10,8 Terabyte (kenaikan 8%). Informasi terminologinya: trafik voice kadangkala dinyatakan dalam seratus percakapan per detik per jam atau CCS (hundreds of calls seconds per hour). Karena satu jam terdiri dari 3600 detik, maka 1 erlang = 1 call hour = 3600 call detik = 36 CCS. 1 erlang menyatakan rata-rata dari sebuah panggilan selama satu periode waktu Intensitas Trafik. Meskipun lonjakan telah terjadi dan tidak ada masalah, Departemen Kominfo tetap terus melakukan monitoring terhadap seluruh penyelenggaraan telekomunikasi bagi kelancaran komunikasi bagi kepentingan pasca Pemilu 2009, karena data trafik tersebut belum termasuk dari penyelenggara telekomunikasi yang lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: