Forum Diskusi Pengelolaan Kearsipan dan Penelitian Berbasis Teknologi Komunikasi dan Informatika

DSC001910Bertepatan hari  Senin pertama di bulan Agustus, 03 Agustus 2009, BPPKI Yogyakarta mengadakan 0Forum Diskusi Pengelolaan Kearsipan dan 0Penelitian Berbasis TIK di Hotel Indah Palace, 0Yogyakarta. Kegiatan ini berangkat dari kesadaran 0BPPKI terhadap peran kearsipan bagi kegiatan penunjang  aktivitas penelitian yang menjadi napas lembaga litbang seperti BPPKI. Selain itu disadari bahwa kearsipan menjadi urat nadi tata laksana administrasi perkantoran, tanpanya, manajemen perkantoran tidak akan berjalan secara optimal.

DSC00180

Dibuka oleh kepala BPPKI Yogyakarta, Sudji 0Siswanto, kegiatan ini menghadirkan pakar 0kearsipan DIY, D.R Burhanuddin, dan staf ahli 0Menkominfo bidang Media Massa, Henry Subijakto.

Henry Subijakto yang merupakan alumni Fisipol UGM ini mengatakan, adanya UU no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik atau dikenal UU KIP, akan memaksa setiap instansi untuk merapihkan sistem kearsipannya karena akan menjadi informasi yang sewaktu-waktu diminta publik. Dengan ketentuan maksimal pemenuhan permintan informasi adalah 30 hari, maka instansi dipandang perlu menata kembali atau mengarsipkan kembali dokumen yang menjadi kewenangannya. Begitupun dengan hadirnya UU Informasi dan Transaksi Elektronik, media dan alat penyimpanan arsip akan semakin berkembang berbasis TIK. Apalagi dalam UU ITE disebutkan bahwa arsip dokumen dalam bentuk elektronik dinilai legal.

Sedangkan Burhanuddin memaparkan tentang peran penting arsip tidak hanya bagi sebuah instansi tetapi bagi nama besar sebuah bangsa. Acapkali kita meremehkan arsip, menjadikannya sesuatu yang tidak penting, tetapi begitu membutuhkannya kita pontang panting mencarinya. Seperti kasus lepasnya Pulau Sipadan-Ligitan. Burhanuddin mengungkapkan, lepasnya pulau tersebut karena lemahnya kerasipan nasional sehingga tidak dapat menunjukan data otentik di mahkamah internasional. Karenanya, pengelolaan arsip baik dilakukan sejak dini dimulai dari sendiri karena sejak lahir hingga meninggal, arsip melekat dalam kehidupan manusia.

Forum diskusi yang interaktif ini dihadiri oleh Balai Monitoring, Pemerintah Kota DIY, Kearsipan UGM, Dishubkominfo DIY, dan lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: