Siaran Digital Lewat Ponsel Bak Telur dan Ayam

(Sumber http://www.detikinet.com)

ponsel-mobile285Jakarta – Sukses tidaknya siaran digital lewat ponsel sangat tergantung dari ketersediaan perangkat ponsel yang bisa mendukung teknologi Digital Video Broadcast-Handheld (DVB-H).

Namun sayangnya, seperti diakui perwakilan konsorsium Tren Mobile TV, Susilo H Sumarsono, ketersediaan handset itu saat ini masih terbatas.

“Baru beberapa vendor ponsel saja yang sudah menyediakan. Itu pun jumlahnya terbatas. Nokia saja saya dengar baru punya tiga unit dan Samsung satu unit,” kata dia usai peresmian ujicoba lapangan siaran digital untuk penerimaan bergerak di gedung Depkominfo, Jakarta, Senin (3/8/2009).

“Namun kondisi ini seperti telur dan ayam. Begitu network ada, maka ponsel akan tersedia. Kuncinya ada di konten,” jelas Susilo lebih lanjut.

Menkominfo Mohammad Nuh sendiri berharap dengan terselenggaranya siaran digital lewat ponsel, akan menumbuhkan industri konten yang edukatif, mampu memberdayakan masyarakat, dan memperkuat basis nasionalisme.

“Jadi, mobile TV tidak sekadar untuk bangga-banggaan saja. Namun lebih untuk mempermudah penyediaan konten tersebut,” ujarnya.

Pernyataan menteri diamini Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah yang mewakili Konsorsium Telkom-Telkomsel-Indonusa. Menurutnya, dengan terselenggaranya siaran digital lewat ponsel, akan memberi peluang besar bagi industri kreatif di Tanah Air.

“Masa depan industri konten ada di tangan lokal. Ring back tone, misalnya, konten yang laku justru buatan lokal, meski ada juga yang menggunakan konten asing,” jelas dia.

Siaran digital lewat ponsel sendiri, saat ini baru dalam tahapan uji coba oleh dua konsorsium, yakni Konsorsium Tren Mobile TV yang digawangi MNC Grup dan Indosat, dan Konsorsium Telkom-Telkomsel-Indonusa.

Seusai ujicoba siaran digital yang digelar di wilayah Jabodetabek ini, kedua konsorsium ini siap menyelenggarakan siaran secara komersial di triwulan pertama 2010. Mereka rencananya akan memasarkan konten berupa channel siaran dalam satu paket dengan harga Rp 50 ribu per bulan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: