Sosialisasi Manajemen Layanan TI,SNI/ISO/EIC 20000-1:2009

Mutu layanan teknologi informasi di Indonesia masih banyak diabaikan oleh penyelenggara layanan teknologi informasi (TI). Padahal saat in, TI menjadi enabler dalam setiap aktivitas manusia terutama dalam organisasi baik perusahaan maupun instansi dalam memberikan layanan internal maupun eksternal. Tidak adanya standar dalam layanan TI menjadikan tidak adanya acuan bagaimana pengelolaan layanan TI yang semestinya.

Demikian pendahuluan singkat yang dipaparkan dalam sosialisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) 2000-1:2009 yang disampaikan oleh Dirjen Aptel Depkominfo bekerjasama dengan BPPKI Yogyakarta di Hotel Inna Garuda, 3 Desember 2009. Acara sosialisasi yang dibuka oleh Sudji Siswanto, Kepala BPPKI Yogykarta, merupakan rangkaian roadshow Dirjen Aptel dan Badan Standarisasi Nasional Indonesia (BSNI) dalam mengenalkan standar mutu Manajemen Layanan Teknologi Informasi (MLTI).

Sosialisasi tersebut menghadirkan Sarwono Sutikno (Ka. Sub PanitiaManajemen Layanan TI, Dirjen Aptel), TAR Hanafiah (BSNI), dan pakar konsumen TI sebagai narasumber. Dalam pemaparannya ketiga narasumber sepakat bahwa layanan TI perlu memiliki standar khusus dalam upaya meningkatkan jaminan mutu aplikasi layanan e-business.

Sebenarnya standar mutu layanan TI telah banyak dikeluarkan seperti COBIT, Six Sigma, Total Quality Management,  ITIL  (IT Infrastructure Library), dan SNI 19-7125-2005.  Namun standar tersebut dinilai belum fokus pada TI, masih bersifat penilaian umum. Hadirnya SNI/ISO/EIC 20000-1:2009 dinilai lebih liable dengan sistem informasi saat ini yang berkembang pesat dan kompleks.

SNI/ISO/EIC 20000-1:2009 akan menentukan sejumlah proses manajemen layanan yang berkaitan erat, mendefinisikan persyaratan untuk sebuah penyedia layanan untuk menyampaikan layanan yang dikelola dengan kualitas yang dapat diterima pelanggan. SNI/ISO/EIC 20000-1:2009 akan menjadi standar pertama di dunia tentang MLTI. Standar ini sendiri untuk sementara terbagi dalam dua bagian yaitu Part of Spesification for Service Management dan Part of Code of Pratice for Service Management.

Penerapan SNI sendiri diharapkan dapat memastikan layanan TI selaras dengan kebutuhan bisnis, meningkatkan keandalan dan ketersediaan sistem, dan memberikan kemampuan mengukur kualitas layanan TI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: