Kab Kendal Luncurkan OSS!!

Hari minggung (10 Januari 2010) adalah hari bersejarah bagi dunia TIK Indonesia. Kab Kendal berhasil membuat operating system sendiri dan telah diluncurkan secara massal. Meski edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara No:SE/01/M/PAN/3/2009 menganjurkan lingkungan pemerintah memanfaatkan perangkat lunak legal dan open source software, apa yang dilakukan Pemkab Kendal lebih pada upaya memberikan pelayanan yang lebih baik pada masyarakat melalui implementasi OSS dan aplikasi yang tertanam di dalamnya.

Nama sistem operasi tersebut adalah KGOS, Kendal Go Open Source. Sistemnnya mirip dengan sistem operasi Linux Distro Ubuntu 9.10, karena pada dasarnya sistem baru ini merupakan remastering yang diperkaya dengan beberapa aplikasi pendukung layanan masyarakat. Aplikasi yang terdapat di KGOS diantaranya:
1. Aplikasi Perkantoran : Open Office 3.1.1
2. Aplikasi Disain : GIMP, Inkscape, Scribus, Blender
3. Aplikasi Multimedia : Audacious2 (music player), VLC Media Player
4. Aplikasi Desktop : Compiz, Emerald, AWN Manager, Screenlets Start-Up manager
5. Aplikasi Internet : Firefox, Chromium (web browser), Kopete (aplikasi chatting), Cheese Webcam Booth (aplikasi webcam), Filezilla (aplikasi FTP)
6. Aplikasi Pendidikan : Childsplay (game edukasi untuk anak-anak pra sekolah hingga SD), TuxPaint (game mewarnai), Kalgebra, Kalzium, Marble, Stellarium
7. Lain-lain : Wine

Penggunaan operating system yang open source dinilai lebih berdaya guna dibandingkan menggunakan OS berbayar. Hal ini didasari pada beberapa pertimbangan. Pertama, OSS akan mampu menekan anggaran belanja pemerintah karena tersedia gratis sehingga tidak perlu membeli lisensi. Apalagi jumlah perangkat komputer di tiap satuan perangkat daerah sangat banyak. Bayangkan berapa banyak yang harus dikeluarkan pemkab untuk sekedar membeli lisensi OS propietary yang dapat mencapai Rp. 5juta/unit. Anggaran tersebut bisa dialihkan untuk pelayanan masyarakat bukan.
Kedua, OSS memiliki sifat kode terbuka (open source) yang berarti siapa pun boleh meng-kode-ulang sesuai dengan kebutuhan masing-masing bahkan dapat menambah aplikasi lain ke dalamnya. Dengan banyaknya insan kreatif di negeri ini akan menjadi peluang untuk merambah industri konten aplikasi yang digunakan secara nasional bahkan dilirik pihak asing. Tentunya ketergantungan terhadap perangkat lunak dari luar semakin berkurang.

Semoga hadirnya OSS dapat memacu Pemkab Kendal dalam memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: