Pemerintah akan Gabung RRI dan TVRI

Bersamaan dengan Revisi UU 32/2002 tentang Penyiaran, Pemerintah saat ini sedang membahas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Lembaga Penyiaran Publik. Dalam RPP ini, posisi TVRI dan RRI sebagai lembaga penyiaran publik akan dibuat menjadi lebih efisien baik secara kelembagaan maupun keuangan serta dalam hal teknis penyiaran. Kebijakan tersebut akan diawali dengan membubarkan TVRI dan RRI serta menyatukan kedua lembaga tersebut ke dalam wadah Radio Televisi Republik Indonesia (RTRI).

Menurut Agus Sudibyo, Wakil Direktur Yayasan SET Jakarta, sebagaimana tercantum dalam UU Penyiaran No. 32/2002, TVRI-RRI adalah lembaga penyiaran publik yang bersifat independen, netral, dan berfungsi memberikan layanan untuk kepentingan masyarakat. “Karenanya, penggabungan TVRI-RRI adalah sesuatu yang rasional dari sudut manajemen,” ujarnya, Senin (1/2), di Ruang Seminar Gedung Pascasarjana Fisipol UGM.

Dalam seminar hasil kerja sama Pascasarjana Fisipol UGM, LPP TVRI, dan Yayasan SET dengan tema Mempertahankan esistensi TVRI sebagai TV Publik, tampak hadir pula sejumlah pembicara, yakni Drs. Subagio, M.S. (Direktur Kelembagaan Komunikasi Pemerintah, Kementrian Kominfo), Tantowi Yahya (Anggota Komisi I DPR RI), Drs. Djoko Susilo, M.A., I Gusti Ngurah Putra (KPI DIY) dan Drs. Ashadi Siregar (Direktur LP3Y)

Tantowi Yahya (Sekretaris Panja DPR untuk LPP TVRI) mengemukakan kondisi TVRI saat ini adalah mempunyai 27 stasiun penyiaran serta 376 stasiun relay (pemancar) yang sebagian besar beroperasi di bawah 50 persen dengan jangkauan siaran 26 persen wilayah Indonesia. Pegawai PNS berjumlah 4.405 dan non PNS berjumlah 1.383 sehinggal total karyawan 5.790 serta memiliki Studio alam seluas 30 Ha di Cimanggis, Depok. Sementara anggaran TVRI selama 5 tahun terakhir adalah sbb. (dalam milyar rupiah)

No Uraian 2006 2007 2008 2009
1. APBN 250 511 260 550
2. Non APBN 167 186 198 107
Jumlah 417 697 558 657

Permasalahan yang dihadapi TVRI selama ini menurut Tantowi Yahya diantaranya adalah: Konflik Manajemen yang tidak berujung, kurangnya alokasi dana dari APBN, dan Jumlah SDM yang terlalu besar dan kurang profesional. Solusi yang dapat disimpulkan dalam forum ini adalah: Perbaikan infrastruktur, Perbaikan SDM di bidang manajemen, marketing dan sales, Perbaikan kemasan dan kualitas siaran, Promosi yang tepat sasaran, serta Up grading SDM dalam rangka membentuk SDM yang kreatif dan berjiwa entrepreneur. (harimurti)

Comments
One Response to “Pemerintah akan Gabung RRI dan TVRI”
  1. Very well written, thanks for taking time to share such an useful information.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: