Infrastruktur TIK Kabupaten Tegal

Kabupaten Tegal yang terletak di pesisir utara Pulau Jawa ini tengah bangkit membenahi infrastruktur TIK-nya. Momen Kebangkitan Nasional menjadi salah satu pendorong bagi Kabupaten Tegal dalam mengimplementasikan e-Goverment yang dikelola oleh Dishubkominfo.
Sampai dengan tahun 2009, Kabupaten Tegal telah memiliki infrastruktur penunjang di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mengkoneksikan instansi-instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal berupa jaringan intranet menggunakan teknologi radio wireless sebagai medianya. Radio wireless tersebut menggunakan frekuensi 2,4GHz dengan Laboratorium Bidang TI (Dishubkominfo) sebagai access point sekaligus Network Operating Center yang memantau kualitas jaringan. Instansi yang terkoneksi melalui jaringan radio wireless ini adalah semua Dinas dan Badan serta RSU Daerah hingga kantor kecamatan yang terdiri dari 18 kecamatan. Infrastruktur penunjuang TIK di instansi Kabupaten Tegal telah cukup baik. Masing-masing instansi telah memiliki perangkat komputer maupun laptop yang sebagian besar telah terkoneksi internet. Sedangkan aplikasi sistem operasi yang digunakan telah benyak menggunakan sistem operasi legal. Akan tetapi aplikasinya masih menggunakan software illegal.
Beberapa sistem informasi telah diimplementasi dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat. Belum tercukupinya infrastruktur telekomunikasi menyebabkan arus data dan informasi tidak berlangsung secara real time karena sebagian besar instansi belum terkoneksi satu sama lain. Kebutuhan bandwidth masih minim sehingga tidak mencukupi untuk semua instansi.
Beberapa aplikasi sistem informasi yang digunakan yaitu:
1.    SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan)
SIAK merupakan sistem informasi (SI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk dipakai oleh setiap daerah dalam otomasi data kependudukan. SIAK adalah manajemen data kependudukan yang menyajikan informasi seputar kependudukan mulai dari data KTP, KK, dan lain-lain
Jenis database yang digunakan adalah MySQL.  Beberapa instansi telah menggunakan aplikasi SIAK web based, sedangkan sebagian besar masih offline.
2.    SIMDA
SIMDA adalah sistem administrasi pengelolaan keuangan dan akutansi pemerintah daerah. SIMDA menyajikan informasi laporan keuangan daerah yang meliputi neraca dan laporan realisasi anggaran. Jenis database yang digunakan adalah mySQL dan dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
3.    JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum
JDIH merupakan SI yang dikembangkan oleh Kabupaten Tegal dibawah pengelolaan Bagian Hukum Setda Kab. Tegal. JDIH merupakan manajemen database produk hukum daerah yang dapat diakses melalui http://www.jdih.tegal.go.id.
4.    SIMBANGDA
SIMBANGDA adalah SI manajemen pengembangan daerah yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum. SIMBANGDA memberikan laporan fisik kegiatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: